Pemodelan dan Simulasi 7C Oleh Riandy Fachrizal (TUGAS 10)

 Rangkuman Kuliah


Definisi Sistem Dinamik

  • Sistem dinamik adalah metodologi untuk memahami suatu masalah yang kompleks. Metodologi ini dititikberatkan pada pengambilan kebijakan dan bagaimana kebijakan tersebut menentukan tingkah laku masalah-masalah yang dapat dimodelkan oleh sistem secara dinamik (Richardson dan Pugh 1986).
  • Permasalahan dalam sistem dinamik dilihat tidak disebabkan oleh pengaruh dari luar namun dianggap disebabkan oleh struktur internal sistem. Tujuan metodologi sistem dinamik berdasarkan filosofi kausal (sebab akibat) adalah mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang tata cara kerja suatu sistem (Asyiawati 2002; Muhammad; et a!. 2001)


Tahapan dalam pendekatan sistem dinamik adalah : 

  1. a. ldentifikasi dan definisi masalah 
  2. b. Konseptualisasi sistem 
  3. c. Formulasi model 
  4. d. Sirnulasi model 
  5. e. Verifikasi dan validasi model 
  6. f. Analisis kebijakan 
  7. g. Impiementasi kebijakan.


Proses pemodelan terdiri atas langkah-langkah sebagai berikut (Sterman 2000): 


1. Perumusan masalah dan pemilihan batassan dunia nyata. Tahap ini meliputi kegiatan pemilihan tema yang akan dikaji, penentuan variabel kunci, rencana waktu untuk mempertimbangkan masa depan yang jadi pertimbangan serta seberapa jauh kejadian masa lalu dari akar masalah tersebut dan selanjutnya mendefinisikan masalah dinamisnya. 
2. Formulasi hipotesis dinamis dengan menetapkan hipotesis berdasarkan pada teori perilaku tergadap masalahnya dan membangun peta struktur kausal melalui gambaran model mental pemodel dengan bantuan alat-alat seperti causal loop diagram. Stock flow diagram, dan alat bantu lainnya. Model mental adalah asumsi yang sangat dalam melekat, umum atau bahkan suatu gambaran dari bayangan atau citra yang berpengaruh pada bagaimana kita memahami dunia dan bagaimana kita mengambil tindakan (Senge 1995). 
3. Tahap formulasi model simulasi dengan membuat spesifikasi struktur, aturan keputusan, estimasi parameter 39 dan uji konsistensi dengan tujuan dan batasan yang telah ditetapkan sebelumnya. 
4. Pengujian meliputi pengujian melalui pembandingan dari model yang dijadikan referensi, pengujian kehandalan (robustness) dan uji sensistivitas. 
5. Evaluasi dan perancangan kebijakan berdasarkan skenario yang telah diujicobakan dari hasil simulasi. Perancangan kebijakan mempertimbangkan analisis dampak yang ditimbulkan, kehandalan model pada skenario yang berbeda dengan tingkat ketidakpastian yang berbeda pula serta keterkaitan antar kebijakan agar dapat bersinergi. 

Tahapan-tahapan pemodelan : 


1. mendefinisikan masalah dan tujuan model 
2. Menentukan variabel tujuan 
3. memilih variabel control 
4. memilih parameter variabel kontrol 
5. menguji model yang dihasilkan 
6. melihat bagaimana model akan bekerja, memilih horizon waktu atau perilaku dinamis dalam waktu 
7. jalankan model 
8. mengganti parameter dengan alasan ekstrim 
9. membandingkan hasil dengan data eksperimen 
10. Perbaiki model berdasarkan parameter yang ada 

Soal Essay

 

1. jelaskan dengan singkat pengertian pemodelan sistem dinamik?

 

2. Sebutkan Tahapan dalam pendekatan sistem dinamik?

 

3. Sebutkan Tahapan-tahapan pemodelan?

 

4. contoh prinsip-prinsip untuk membuat model dinamik adalah?

 

5. Jelaskan Proses langkah langkah pemodelan?

 

6. sistem dinamik adalah metodologi memahami suatu masalah yang kompleks. Metodologi ini dititik beratkan pada pengembalian kebijakan dan bagai mana kebijakan tersebut menentukan tingkah laku masalah yang dapat di modelkan oleh sistem secara dinamik, Pernyataan menurut siapa ?

 

7. Jelaskan pengertian dari formulasi model dan sirnulasi model ?

 

8. Jelaskan tujuan metodologi sistem dinamik?

 

9. Pengertian dari konseptualisasi sistem ?

 

10. jelaskan perbedaan verifikasi model dan validasi model?

 

 

Jawaban

 

1). Sistem dinamik adalah metodologi untuk memahami suatu masalah yang kompleks. Metodologi ini dititikberatkan pada pengambilan kebijakan dan bagaimana kebijakan tersebut menentukan tingkah laku masalah-masalah yang dapat dimodelkan oleh sistem secara dinamik (Richardson dan Pugh 1986).

 

2). a. ldentifikasi dan definisi masalah

b. Konseptualisasi sistem

c. Formulasi model

d. Sirnulasi model

e. Verifikasi dan validasi model

f. Analisis kebijakan

g. Impiementasi kebijakan

 

3). 1. mendefinisikan masalah dan tujuan model

2. Menentukan variabel tujuan

3. memilih variabel control

4. memilih parameter variabel kontrol

5. menguji model yang dihasilkan

6. melihat bagaimana model akan bekerja, memilih horizon waktu atau perilaku dinamis dalam waktu

7. jalankan model

8. mengganti parameter dengan alasan ekstrim

9. membandingkan hasil dengan data eksperimen

10. Perbaiki model berdasarkan parameter yang ada

 

4). 1. Keadaan yang diinginkan dan keadaan yang sebenarnya terjadi harus dibedakan di dalam model

2. Adanya struktur stok dan aliran dalam kehidupan nyata harus dapat direpresentasikan di dalam model 3. Aliran-aliran yang berbeda secara konseptual, di dalam model harus dibedakan

4. Hanya informasi yang benar-benar tersedia bagi aktor-aktor di dalam sistem yang harus digunakan dalam pemodelan keputusannya

5. Struktur kaidah pembuatan keputusan di dalam model haruslah sesuai (cocok) dengan praktek-praktek manajerial

6. Model haruslah tetap tegap (robust) dalam kondisi-kondisi ekstrim.

 

5). 1.Perumusan masalah dan pemilihan batassan dunia nyata. Tahap ini meliputi kegiatan pemilihan tema yang akan dikaji, penentuan variabel kunci, rencana waktu untuk mempertimbangkan masa depan yang jadi  pertimbangan serta seberapa jauh kejadian masa lalu dari akar masalah tersebut dan selanjutnya mendefinisikan masalah dinamisnya.

2.Formulasi hipotesis dinamis dengan menetapkan hipotesis berdasarkan  pada teori perilaku tergadap masalahnya dan membangun peta struktur kausal melalui gambaran model mental pemodel dengan bantuan alat-alat seperti causal loop diagram. Stock flow

diagram, dan alat bantu lainnya. Model mental adalah asumsi yang sangat dalam melekat, umum atau  bahkan suatu gambaran dari bayangan atau citra yang berpengaruh pada  bagaimana kita memahami dunia dan bagaimana kita mengambil tindakan (Senge 1995).

3.Tahap formulasi model simulasi dengan membuat spesifikasi struktur, aturan keputusan, estimasi parameter dan uji konsistensi dengan tujuan dan batasan yang telah ditetapkan sebelumnya.

4.Pengujian meliputi pengujian melalui pembandingan dari model yang dijadikan referensi, pengujian kehandalan (robustness) dan uji sensistivitas.

5.Evaluasi dan perancangan kebijakan berdasarkan skenario yang telah diujicobakan dari hasil simulasi. Perancangan kebijakan mempertimbangkan analisis dampak yang ditimbulkan, kehandalan model  pada skenario yang berbeda dengan tingkat ketidakpastian yang berbeda  pula serta keterkaitan antar kebijakan agar dapat bersinergi.

 

6). Richardson And Pugh 1986

 

7).  Formulasi Model adalah pembentukan model secara formal berdasarkan variabel-variabel

    Simulasi model adalah alternatif yang tepat dalam menggambarkan suatu sistem yang kompleks, terutama ketika model matematik analitikk sulit di lakukan.

 

 

8). Metode sistem dinamis merupakan suatu metodologi untuk memahami berbagai masalah kompleks. Metode sistem dinamis mempelajari mmasalah dengan sudut pandang sistem, dimana elemen-elemen sistem tersebut saling berinteraksi dalam suatu hubungan umpan balik sehingga menghasilkan suatu perilaku tertentu.

 

9). Secara sederhana suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen atau variabel yang terorganisir,, saling berinteraksi ,, saling tergantung suatu sama lain dan terpadu.

 

10). Verifikasi model => Merupakan proses untuk menentukan bahwa model konseptual telah menggambarkan real system.

 

Validasi model => merupakan proses untuk meyakinkan bahwa model dan data benar benar mampu mewakili aspek aspek penting dari sistem secara tepat dan akurat.


Artikel Ini Dibuat Sebagai Tugas Kuliah Sebagaimana Yang Tertuang Dalam 

Sumber Materi : Online Learning Uhamka




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemodelan dan Simulasi 7C Oleh Riandy Fachrizal (TUGAS 3)

Pemodelan dan Simulasi 7C Oleh Riandy Fachrizal (TUGAS 12)

Pemodelan dan Simulasi 7C Oleh Riandy Fachrizal (TUGAS 2)